• Monday, 18 December 2017

Joey Alexander Sila Maestro Cilik Asal Indonesia yang Mendunia

By , Siapalagi.com,
Hari ini

Joey Alexander lahir di Denpasar25 Juni 2003 kini berumur 12 tahun adalah pianis jazz asal Indonesia Dalam usia sangat muda (7 tahun) ia telah menguasai teknik permainan piano dan improvisasi yang sangat penting dalam aliran musik jazz. 

Prestasi yang diraih oleh Joey Alexander bisa dibilang adalah buah dari kerja kerasnya. Orang tuanya, Denny and Fara Sila yang menjalankan bisnis jasa wisata telah memperkenalkannya musik sejak berusia 6 tahun dengan membelikan piano miniatur electric keyboard.Ayah Joey, Denny walaupun memiliki kemampuan musik tetapi bukanlah musisi profesional. Kedua orang tuanya menyukai musik jazz dan dari sanalah Joey kerap mendengarkan album jazz yang diberikan oleh orang tuanya.  Banyak orang yang menyebut bahwa Joey belajar Jazz dari mendengarkan.Karena tak ada kursus musik Jazz formal yang bisa diikutinya, akhirnya Joey memilih untuk bermain Jam session bersama musisi berpengalaman di Bali dan juga Jakarta.Kepiawaiannya, membuatnya memenangi penghargaan Grand Prix pada kompetisi musik jazz semua umur Master-Jam Fest di Odessa, Ukraine pada saat usianya masih 9 tahun. Kompetisi itu sendiri diikuti 43 musikus dari 17 negara.

214680_620

Ia merilis album musik perdananya yang berjudul “My Favorite Things” pada tanggal 12 Mei 2015 di usia 11 tahun di bawah Motema Record, New York. Melalui album ini, Joey mendapatkan nominasi Anugerah Grammy untuk dua kategori: Best Instrumental Jazz Album (“My Favorite Things”) dan Best Jazz Solo Improvisation (Giant Steps dari album tersebut). Ia juga bekesempatan Tampil sepanggung dengan Adele,Taylor Swift,Ed Sheeran,Bruno Mars Dll di Grammy Awards 2016. Ia juga menjadi Artis Asia Tenggara Pertama yang tampil di acara bergengsi tersebut.

Banyak musisi yang telah memuji penampilan Joey Alexander. Bahkan saat penampilannya diacara musik Jazz untuk legenda Herbie Hancock di Jakarta saat Joey masih berusia 8 tahun, banyak  yang telah meramalkan jika Joey akan sukses dengan karir internasionalnya.

Acara itu sendiri merupakan inisiatif dari UNESCO yang dilangsungkan pada Desember 2011. Lalu setahun berselang, Joey Alexander juga tampil di Java Jazz Festival bersama bandnya.

Kesempatan berikutnya saat usianya 10 tahun Joey Alexander diundang untuk tampil dalam Big Apple oleh Wynton Marsalis yang merupakan direktur jazz di New York’s Lincoln Center tepatnya pada Mei 2014.

214679_620

“Tidak seorangpun yang bisa bermain seperti itu diusianya. Aku menyukai cara ia bermain, ritmenya, kepercayaan dirinya dan pemahamannya tentang musik,” ungkap Marsalis saat itu. Pujian untuk Joey Alexander juga datang dari The New York Times yang menyebut penampilan Joey sebagai “sensasi semalam”, sementara Down Beat menyebutnya sebagai anak ajaib.

Joey kini menjelma menjadi maestro jazz dan punya banyak penggemar termasuk Herbie Hancock sendiri. Dan kini kerap diundang di berbagai festival jazz seperti Montreal International Jazz Festival, Copenhagen Jazz Festival, New Port Jazz Festival, Rochester Jazz Festival, Apollo Theater, dan Arthur Ashe Learning Center.

Album :
My Favorite Things (2015) Produksi Motema Music
Track Listing:
1. Giant Steps
2. Lush Life
3. My Favorite Things
4. It Might as Well Be Spring
5. Ma Blues
6. ‘Round Midnight
7. I Mean You
8. Tour De Force
9. Over the Rainbow