• Saturday, 25 March 2017

Goa Pakar Dago Tempat Wisata Yang Menguji Keberanian

By , Siapalagi.com,
Hari ini

Goa pakar adalah salah satu tempat wisata yang terletak di kota parahyangan Bandung Jawa Barat, lebih tepatnya di Jl. Ir. H Juanda Dago. Goa ini adalah adalah bekas peninggalan bersejarah pada saat Indonesia dijajah oleh Jepang dan Belanda. Daerah yang sangat luas, strategis dan sangat jauh dari perkotaan membuat para penjajah memanfaatkannya sebagai tempat persembunyian atau menahan para tahanannya. letak antara goa belanda dan goa jepang ini tidaklah jauh. Hanya berbeda antara kurang lebih berjarak 500 m. Jika kita ingin berwisata kesana, Kalian bisa memakai kendaraan pribadi atau angkot untuk sampai ditempat ini, anda bisa melewati Tol Pasteur kemudian masuk jalan Flyover Pasopati lalu masuk ke Jalan Ir.H. Djuanda setelah itu lurus dengan jalan mengarah ke Simpang Dago dan dari situ masih lurus sampai menemukan Terminal Dago setelah itu anda akan menemukan 2 jalur kemudian ambil arah kanan dengan menyusuri jalan sedikit tanjakan ambil kiri lalu ikuti jalan sampai menemukan pintu gerbang Dago Pakar, Jika memakai angkot, naik angkot dago yang berjurusan Kelapa-Dago atau Riung-Dago lalu turun di terminal sesampai itu anda bisa memakai ojek atau angkot Ciburial Dago lalu turun setelah tanjakan dan naik ojek lagi untuk sampai gerbang Goa Pakar. Selain itu masih bisa dengan cara naik angkot Ciburial yang sudah menunggu di Simpang dago lalu turun sesudah tanjakan lalu naik ojek ke gerbang Goa Pakar.

Jangan heran jika pergi berwisata kesana, kita akan menjumpai banyak monyet yang berkeliaran bebas. karena disana kawasannya masih banyak pepohonan, jurang terjal, dan juga masih kawasan hijau. Udara yang sejuk dan kondisi yang sangat tenang membuat tempat wisata goa pakar dago ini banyak dikunjungi dari berbagai wisatawan domestik bahkan sampai wisatawan asing. Mereka sangat tertarik untuk mengunjungi tempat bersejarah tersebut. Warga sekitar tempat wisata memanfaatkan kawasan tersebut untuk berdagang dan menawarkan jasa antar karena akses menuju ke goa belanda dan goa jepang lumayan  jauh dari pintu masuk utama. Untuk masalah kuliner tempat ini memiliki warung dengan susu murni dan nasi liwet yang berada di sebelah pintu gerbang goa, yang bernama Garage Milk, tempat wisata Goa Pakar ini juga menyuguhkan suasana sejuk dengan sebuah danau penampungan air yang besar serta Goa Jepang dan Goa Belanda yang juga memiliki cerita hantunya .

 

 

belanda

 

goa blanda

  • Goa Belanda, Goa yang besar memiliki 2 lubang yang berhubungan, tentunya jalannya lurus untuk mencapai pintu lubang 1 ke pintu lubang 2, sepanjang jalan lurus itu anda akan menemukan ruangan-ruangan yang katanya dulu tempat istirahat para belanda atau tempat penyiksaan para tahanan. Pada masa perang dunia II, sekitar tahun 1941, Belanda memanfaatkan goa ini sebagai fasilitas militer. Salah satu fungsinya sebagai stasiun radio telekomunikasi. Ukuran Goa Belanda cukup luas, terdiri dari 15 lorong dengan 2 pintu masuk setinggi 3,2 meter. Total panjang lorongnya 547 meter yang mencakup areal seluas 0,6 hektar.
Tempat ini memiliki banyak cerita seram yang sering orang bicarakan seperti saat penjaga mendengar hal yang aneh saat memeriksa goa, terdengar suara tangis wanita ataupun suara langkahan kaki tentara yang sedang baris-berbaris namun tak pernah tampak, adapun cerita warga yang pernah melihat sosok tinggi hitam yang hampir sama dengan tinggi goa tersebut.
GOA JEPANG
goa-jepang-03
Goa-Unik-Di-Bandung
  • Goa Jepang, Goa yang cukup besar namun tak sebesar Goa Belanda, goa ini juga memiliki beberapa ruangan dan 1 ruangan lubang yang tingginya setinggi orang saat duduk, katanya lubang itu tempat persembunyian yang menghubungkan ke tempat lain jika sedang diserang oleh tentara Belanda ataupun Pejuang Indonesia.
Tempat ini juga memiliki kisah seru yang sering orang bicarakan seperti hantu tentara Jepang dengan pakaian lengkap dan katanya tentara itu kadang menampakan wujudnya kala sedang ada pengunjung karena sosok itulah yang menjaga tempat itu. Satu cerita dari masyarakat, sebelum orang itu masuk dia menyewa senter kepada para jasa senter di sekitar kemudian ia bersama teman-temannya masuk ke dalam goa, setelah beberapa menit mereka keluar namun si penyewa senter tidak ada, maka mereka kembali untuk mencarinya namun tetap hasil pencarian tersebut tidak ada, saat pagi hari ia ditemukan pingsan di jalanan dekat goa, saat terbangun ia menceritakan kalau dia terpisah dari teman-temannya lalu  saat menyusuri jalan dalam goa ia mendengar jeritan atau pembicaraan tentara yang mungkin sedang menyiksa tahanan, menyimpang sedikit, dulunya tempat ini digunakan sebagai gudang senjata yang memiliki ruang tahanan, kemudian ia melihat saat tentara itu menyiksa orang indonesia yang ditahan “rasanya kembali ke jaman penjajahan” ujarnya, namun dia ketahuan oleh si tentara dan di hampiri, ia pun lari ketakutan namun tentara mengejarnya , setelah tertangkap ia di tahan bersama tahanan yang berlumuran darah disetiap kulitnya, dia hanya terdiam lesu dan berpikir entah apa yang terjadi, pukulan tentara yang membuatnya pingsan membuat dia di temukan oleh warga setempat.
AIR TERJUN CURUG DAGO
dago-pakar (1)
Wisata-Alam-Curug-Dago-Bandung

Di Taman Wisata Ir. H Djuanda ini juga meliputi air terjun atau curug. Di kawasan ini sendiri ada beberapa air terjun yang bisa kita kunjungi. Curug Dago misalnya, air terjun setinggi sekitar 10 meter ini menawarkan keindahan alam yang masih asri. Udaranya begitu sejuk dan menyegarkan, suara jatuhnya air terjun juga menakjubkan sehingga lokasi ini menjadi salah satu tempat favorit bagi mereka yang menyukai petualangan.

Selain Curug Dago, ada beberapa air terjun lain yang bisa ditemukan di Dago Pakar, misalnya Curug Lalay dan Curug Omas. Sama seperti Curug Dago, air terjun lainnya juga masih terlihat natural dan menawarkan panorama alam yang mengagumkan.

Fasilitas lain

Terus menelusuri jalan setapak atau jogging track ke arah atas, kita akan dibawa ke kantor pengelola Tahura. Jalan setapak yang dilalui sudah di konblok menembus hutan tropis. Jalan ini menghubungkan Goa Jepang dengan areal kantor pengelola Tahura. Di areal ini terdapat berbagai fasilitas, seperti kantor pengelola, lapangan tenis, mushola, kantin, museum, wisma tamu dan tempat bermain anak-anak.

tahura-djuanda-kantor

Hal yang menarik lainnya adalah keberadaan Museum Ir. H Djuanda. Museum ini menyimpan berbagai koleksi yang berkenaan dengan tahura, baik koleksi sejarah maupun keanekaragaman hayatinya. Salah satu yang jelas terpampang adalah macan tutul yang telah dikeraskan, yang menandakan bahwa ditempat ini dulunya dihuni juga oleh macan.

Di bagian depan plasa terdapat fasilitas bermain untuk anak-anak. Fasilitasnya cukup lengkap dan luas. Mulai dari permainan ungkat-ungkit, perosotan hingga flying fox.

Berwisata ke Taman Hutan Raya sangat terjangkau. Berikut rincian tiket masuk saat ini:

Tiket masuk    : Rp. 10.000 per orang
Asuransi          : Rp. 1000 per orang
Parkir mobil   : Rp. 10.000 per mobil
Parkir motor  : Rp. 5.000 per motor

Khusus untuk turis mancanegara tiket masuknya: Rp. 75.000 + Asuransi Rp. 1.000 per orang